Lintastimur.com - Muaro Jambi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muaro Jambi bergerak cepat menanggapi insiden keracunan massal yang menimpa warga beberapa waktu lalu. Bertempat di Ruang Rapat Gabungan DPRD, pimpinan dewan menggelar pertemuan intensif bersama Satuan Pelayanan Program Gizi Makan Bergizi Gratis (SPPG MBG), Selasa (3/2/2026).
Rapat ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Muaro Jambi, Wiranto, didampingi Wakil Ketua II, Jurjani, serta dihadiri oleh sejumlah Anggota DPRD lainnya seperti Usman Halik, Robinson Sirait, Ramadhan Mahir, dan Edison.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas peristiwa keracunan massal yang terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026. Fokus utama pembahasan adalah mencari akar permasalahan serta mengevaluasi standar operasional prosedur (SOP) penyediaan makanan oleh pihak terkait.
"Kami ingin memastikan penyebab pasti dari insiden ini agar tidak terulang kembali di masa depan. Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama kami," tegas Wiranto dalam pembukaan rapat.
Selain jajaran legislatif dan SPPG MBG, rapat juga dihadiri oleh Camat Sekernan beserta jajaran stakeholder terkait. Kehadiran pihak kecamatan dimaksudkan untuk memberikan laporan langsung mengenai kondisi terkini para korban di lapangan serta langkah penanganan darurat yang telah dilakukan.
Dalam diskusi tersebut, para anggota dewan menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap setiap penyedia jasa boga atau program pangan yang masuk ke wilayah Muaro Jambi.
Beberapa poin penting yang dihasilkan dalam rapat antara lain Meminta pihak kesehatan untuk mengeluarkan hasil laboratorium secara transparan.SPPG MBG diminta memperketat kontrol kualitas (QC) pada setiap distribusi makanan.Memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan medis yang maksimal hingga pulih total.
Rapat berlangsung kondusif dengan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan penyedia program demi keamanan pangan masyarakat Kabupaten Muaro Jambi (Randi)


















Social Plugin