Lintastimur.com - Muaro Jambi - Kompleks Situs Sejarah Nasional Candi Muaro Jambi mengalami penurunan jumlah kunjungan wisatawan dalam beberapa bulan terakhir.
Kondisi ini dipicu oleh cuaca panas ekstrem seiring datangnya musim kemarau yang membuat kawasan candi terasa lebih terik dan kurang bersahabat bagi pelancong.
Dampak langsung dari lesunya kunjungan wisatawan ini dirasakan oleh para para pelaku usaha lokal, khususnya penyedia jasa sewa dan rental sepeda listrik di sekitar kawasan candi. Sepeda listrik yang biasanya menjadi moda transportasi favorit wisatawan untuk mengelilingi kompleks percandian yang luas kini tampak terparkir rapi dan minim penyewa.
Salah satu pemilik usaha rental sepeda listrik, Ustadz Ribas, membenarkan adanya penurunan drastis pada omzet usahanya. Saat dikonfirmasi, ia mengungkapkan bahwa sepinya pengunjung sudah dirasakan sejak beberapa bulan ke belakang.
"Semenjak berapa bulan ini pengunjung Candi Muaro Jambi agak menurun, sehingga sewa sepeda listrik kami juga ikut menurun," ujar Ustadz Ribas saat ditemui di lokasi usahanya, Sabtu (8/8/2026).
Kawasan Candi Muaro Jambi yang memiliki luas ribuan hektar biasanya mengandalkan penyewaan sepeda dan ojek keliling untuk memudahkan wisatawan menjelajahi setiap titik reruntuhan candi. Namun, teriknya matahari di musim kemarau membuat banyak calon pengunjung memilih mengurungkan niat atau membatasi waktu kunjungan mereka, terutama pada siang hari.
Para pelaku usaha di kawasan wisata berharap kondisi cuaca dapat segera membaik dan ada langkah-langkah penanganan atau daya tarik tambahan dari pihak pengelola untuk kembali mendongkrak minat wisatawan berkunjung ke situs sejarah kebanggaan Provinsi Jambi tersebut. (Bek)



















Social Plugin